Tren desain interior minimalis telah menjadi sangat populer di kalangan kaum milenial karena kesederhanaannya yang elegan, fungsionalitasnya yang tinggi, dan fokusnya pada keindahan yang bersifat timeless. Desain ini menciptakan ruang yang bersih, teratur, dan menenangkan dengan menggunakan sedikit dekorasi dan furnitur yang dipilih dengan cermat. Berikut adalah beberapa poin yang tentang tren desain interior minimalis yang diminati oleh kaum milenial, beserta tips untuk menciptakan ruang yang sesuai dengan gaya tersebut:
1. Kesederhanaan dalam desain: Desain minimalis menekankan pada kesederhanaan dan pengurangan elemen-elemen yang tidak penting. Kaum milenial cenderung mencari gaya hidup yang tidak terbebani oleh barang-barang berlebihan, dan desain minimalis mencerminkan nilai-nilai ini.
2. Pemilihan warna yang netral: Warna-warna netral seperti putih, abu-abu, dan beige umumnya mendominasi desain interior minimalis. Ini membantu menciptakan kesan ruang yang terang, bersih, dan lapang. Namun, kadang-kadang aksen warna cerah seperti biru, hijau, atau kuning dapat digunakan untuk memberikan sentuhan kontras yang menyegarkan.
3. Fokus pada fungsi: Desain minimalis menempatkan fungsi di atas segalanya. Furnitur dan dekorasi dipilih dengan hati-hati untuk memastikan bahwa mereka tidak hanya estetis menyenangkan, tetapi juga sangat fungsional. Kaum milenial cenderung menghargai ruang yang dapat digunakan secara efisien dan efektif.
4. Keterbukaan: Ruang dalam desain minimalis sering kali memiliki aliran yang baik dan terbuka, memungkinkan cahaya alami untuk masuk dan menciptakan atmosfer yang terang dan nyaman. Hindari menggunakan pemisah ruangan yang besar dan berat, dan pertimbangkan untuk menggunakan partisi atau elemen desain lainnya yang lebih ringan.
5. Reduksi dekorasi: Desain minimalis cenderung membatasi penggunaan dekorasi berlebihan. Kaum milenial sering mencari estetika yang bersih dan tidak rumit, jadi hindari dekorasi yang berlebihan atau terlalu rumit. Pilihlah beberapa item dekoratif yang dipilih dengan cermat untuk menambahkan sentuhan pribadi tanpa mengurangi kesederhanaan ruang.
6. Penyimpanan tersembunyi: Dalam desain minimalis, penyimpanan tersembunyi seringkali merupakan komponen penting. Lemari dan rak tertutup atau terintegrasi dengan baik ke dalam desain ruang, membantu menjaga ruang tetap terorganisir dan bebas dari kekacauan visual.
7. Material alami: Material alami seperti kayu, batu, dan logam sering digunakan dalam desain minimalis. Hal tersebut tidak hanya memberikan tampilan yang hangat dan mengundang, tetapi juga memancarkan keberlanjutan dan kesadaran lingkungan, yang merupakan nilai yang penting bagi banyak kaum milenial.
8. Mengutamakan kualitas: Kaum milenial sering lebih suka memiliki sedikit barang tetapi berkualitas tinggi daripada banyak barang yang murah. Oleh karena itu, dalam desain interior minimalis, penting untuk mengutamakan kualitas atas kuantitas. Pilih furnitur dan perabotan yang dibangun dengan baik dan tahan lama.
Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, Anda dapat menciptakan ruang yang fungsional, estetis, dan menyenangkan dengan gaya minimalis yang diminati oleh kaum milenial. Ingatlah bahwa desain minimalis tidak hanya tentang menciptakan ruang yang kosong, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan yang mendukung gaya hidup yang sederhana, teratur, dan berkelanjutan.

.jpg)
0 Komentar